Minggu, 28 Desember 2014

Kata hatiku

Salam sehat selalu

Dua hari fakum

Kesibukan pribadi
Hemz . . Kayak orang penting aja . . . Heg heg heg heg.

Kali ini sedikit kata dariku

Sem0ga yang tau maksut dan tujuannya

Mudah mudahan . . . Mengerti . .

M0rat marit yo. . . . . .

Ma af   . . Aku bukan penulis pintar k0x . . 
Hobi nulis aja. . .

Yg ada di fikiran ya tulis aja





Mungkin di kata tidak ada yang bagus ataupun tidak menarik
Tapi  ya inilah aku
Aku ingin tampil berbeda saja. . .

Inilah kataku. .












@
@
@
@
@
@
@
@
@
@
@

@
@






Dalam hidup ada rencana
Dalam hidup ada perencanaan

Bila itu semua

Rencana itu karena ada kepastian
Perencanaan itu karena ada tujuan




























Ketika adanya masuk
Ketika adanya keluar

Bila itu semua

Masuk karena adanya peluang
Keluar karena adanya keterbatasan




























Ketika ada pengeluaran
Ketika ada pemasukan

Dan ketika semua itu

Pengeluaran karena adanya kebutuhan
Pemasukan karena adanya kualitas


















Ketika harus mengakui
Ketika harus di akui

Bila pengakuan ini

Mengakui karena adanya perbuatan
Di akui karena adanya pembuktian
















Dan ketika adanya kabar
Dan ketika adanya berita

Bila hal itu

Kabar karena adanya penyampaian
Berita karena adanya pengakuan


























Dan ketika harus menggambar
Dan ketika harus melukis

Ketika itu semua

Menggambar karena adanya permintaan
Melukis karena adanya ke  inginan



















Mungkin ada yg lebih pintar dan lebih pandai dari aku,
Mungkin itu anda. Bisa jadi.

Perbedaan itu pasti

Inilah aku apa adanya

Pasti ada kekurangan dan kelebihannya

. .

? . . . . .

Ram

Jumat, 26 Desember 2014

Kisah sedih

KESEDIHAN SEORANG AYAH




25 tahun yang lalu,
Inikah nasib? Terlahir sebagai menantu bukan pilihan.
Tapi aku dan Kania harus tetap menikah. Itu sebabnya kami
ada di Kantor Catatan Sipil. Wali kami pun wali hakim. Dalam
tiga puluh menit, prosesi pernikahan kami selesai. Tanpa
sungkem dan tabur melati atau hidangan istimewa d! an salam
sejahtera dari kerabat. Tapi aku masih sangat bersyukur
karena Lukman dan Naila mau hadir menjadi saksi. Umurku
sudah menginjak seperempat abad dan Kania di bawahku..
Cita-cita kami sederhana,ingin hidup bahagia

.22 tahun yang lalu,
Pekerjaanku tidak begitu elit, tapi cukup untuk biaya makan
keluargaku. Ya, keluargaku. Karena sekarang aku sudah punya
momongan. Seorang putri, kunamai ia Kamila. Aku berharap ia
bisa menjadi perempuan sempurna, maksudku kaya akan budi
baik hingga dia tampak ! sempurna. Kulitnya masih merah,
mungkin karena ia baru berumur seminggu. Sayang, dia tak
dijenguk kakek-neneknya dan aku merasa prihatin. Aku harus
bisa terima nasib kembali, orangtuaku dan orangtua Kania tak
mau menerima kami.. Ya sudahlah. Aku tak berhak untuk
memaksa dan aku tidak membenci mereka. Aku hanya yakin,
suatu saat nanti, mereka pasti akan berubah.

19 tahun yang lalu,
Kamilaku gesit dan lincah. Dia sekarang sedang senang
berlari-lari, melompat-lompat atau meloncat dari meja ke
kursi la! lu dari kursi ke lantai kemudian berteriak
‘Horeee, Iya bisa terbang’. Begitulah dia
memanggil namanya sendiri, Iya. Kembang senyumnya selalu
merekah seperti mawar di pot halaman rumah. Dan Kania tak
jarang berteriak, ‘Iya sayaaang,’ jika sudah
terdengar suara ‘Prang’. Itu artinya, ada yang
pecah, bisa vas bunga, gelas, piring, atau meja kaca..
Terakhir cermin rias ibunya yang pecah. Waktu dia melompat
dari tempat tidur ke lantai, boneka kayu yang dipegangnya
terpental. Dan dia cuma bilang ‘Kenapa semua kaca di
rumah ini selalu pecah, Ma?’

18 tahun yang lalu,
Hari ini Kamila ulang tahun. Aku sengaja pulang lebih awal
dari pekerjaanku agar bisa membeli hadiah dulu. Kemarin
lalu dia merengek minta dibelikan bola. Kania tak
membelikannya karena tak mau anaknya jadi tomboy apalagi
jadi pemain bola seperti yang sering diucapkannya.
‘Nanti kalau sudah besar, Iya mau jadi pemain
bola!’ tapi aku tidak suka dia menangis terus minta
bola, makanya kubelikan ia sebuah bola. Paling tidak aku
bisa punya lawan main setiap sabtu sore. Dan seperti yang
sudah kuduga, dia bersorak kegirangan waktu kutunjukkan bola
itu. ‘Horee, Iya jadi pemain bola.’

17 Tahun yang lalu
Iya, Iya. Bapak kan sudah bilang jangan main bola di jalan.
Mainnya di rumah aja. Coba kalau ia nurut, Bapak kan tidak
akan seperti ini. Aku tidak tahu bagaimana Kania bisa tidak
tahu Iya menyembunyikan bola di tas sekolahnya. Yang aku
tahu, hari itu hari sabtu dan aku akan menjemputnyanya dari
sekolah. Kulihat anakku sedang asyik menendang bola
sepanjang jalan pulang dari sekolah dan ia semakin ketengah
jalan. Aku berlari menghampirinya, rasa khawatirku
mengalahkan kehati-hatianku dan ‘Iyaaaa’. Sebuah
truk pasir telak menghantam tubuhku, lindasan ban besarnya
berhenti di atas dua kakiku. Waktu aku sadar, dua kakiku
sudah diamputasi. Ya Tuhan, bagaimana ini. Bayang-bayang
kelam menyelimuti pikiranku, tanpa kaki, bagaimana aku
bekerja sementara
pekerjaanku mengantar barang dari perusahaan ke rumah
konsumen. Kulihat Kania menangis sedih, bibir cuma berkata
‘Coba kalau kamu tak belikan ia bola!’

15 tahun yang lalu,
Perekonomianku morat marit setelah kecelakaan. Uang
pesangon habis untuk ke rumah sakit dan uang tabungan
menguap jadi asap dapur. Kania mulai banyak mengeluh dan Iya
mulai banyak dibe! ntak. Aku hanya bisa membelainya. Dan
bilang kalau Mamanya sedang sakit kepala makanya cepat
marah. Perabotan rumah yang bisa dijual sudah habis. Dan aku
tak bisa berkata apa-apa waktu Kania hendak mencari ke luar
negeri. Dia ingin penghasilan yang lebih besar untuk
mencukupi kebutuhan Kamila. Diizinkan atau tidak diizinkan
dia akan tetap pergi. Begitu katanya. Dan akhirnya dia
memang pergi ke luar negeri

13 tahun yang lalu,

Setahun sejak keper! gian Kania, keuangan rumahku sedikit

membaik tapi itu hanya setahun. Setelah itu tak terdengar

kabar lagi. Aku harus mempersiapkan uang untuk Kamila masuk

SMP. Anakku memang pintar dia loncat satu tahun di SD-nya.

Dengan segala keprihatinan kupaksakan agar Kamila bisa

melanjutkan sekolah. aku bekerja serabutan, mengerjakan

pekerjaan yang bisa kukerjakan dengan dua tanganku. Aku

miris, menghadapi kenyataan. Menyaksikan anakku yang tumbuh

remaja dan aku tahu dia ingin menikmati dunianya. Tapi

keadaanku mengurungnya dalam segala kekurangan. Tapi aku

harus kuat. Aku harus tabah untuk mengajari Kamila hidup

tegar.


10 tahun yang lalu,

Aku sedih, semua tetangga sering mengejek kecacatanku.

Dan Kamila hanya sanggup berlari ke dalam rumah lalu

sembunyi di dalam kamar. Dia sering jadi bulan-bulanan

hinaan teman sebayanya. Anakku cantik, seperti ibunya.

‘Biar cantik kalo kere ya kelaut aje.’ Mungkin

itu kata-kata yang sering kudengar. Tapi anakku memang sabar

dia tidak marah walau tak urung menangis juga.

‘Sabar ya, Nak!’ hiburku.

‘Pak, Iya pake jilbab aja ya, biar tidak

diganggu!’ pintanya padaku. Dan aku menangis. Anakku

maafkan bapakmu, hanya itu suara yang sanggup kupendam dalam

hatiku. Sejak hari itu, anakku tak pernah lepas dari

kerudungnya. Dan aku bahagia. Anakku, ternyata kamu sudah

semakin dewasa. Dia selalu tersenyum padaku. Dia tidak

pernah menunjukkan

kekecewaannya padaku karena sekolahnya hanya terlambat di

bangku SMP.!


7 tahun yang lalu,

Aku merenung seharian. Ingatanku tentang Kania, istriku,

kembali menemui pikiranku. Sudah bertahun-tahun tak kudengar

kabarnya. Aku tak mungkin bohong pada diriku sendiri, jika

aku masih menyimpan rindu untuknya. Dan itu pula yang

membuat aku takut. Semalam Kamila bilang dia ingin menjadi

TKI ke luar negeri Sulit baginya mencari pekerjaan di sini

yang cuma lulusan SMP.. Haruskah aku melepasnya karena

alasan ekonomi. Dia bilang aku sudah tua, tenagaku mulai

habis dan dia ingin agar aku beristirahat. Dia berjanji akan

rajin mengirimi aku uang dan menabung untuk modal. Setelah

itu dia akan pulang, menemaniku kembali dan membuka usaha

kecil-kecilan. Seperti waktu lalu, kali ini pun aku tak

kuasa untuk menghalanginya. Aku hanya berdoa agar Kamilaku

baik-baik saja.


4 tahun lalu,

Kamila tak pernah telat ! mengirimi aku uang. Hampir tiga

tahun dia di sana . Dia bekerja sebagai seorang pelayan di

rumah seorang nyonya. Tapi Kamila tidak suka dengan

laki-laki yang disebutnya datuk. Matanya tak pernah siratkan

sinar baik. Dia juga dikenal suka perempuan. Dan nyonya itu

adalah istri mudanya yang keempat. Dia bilang dia sudah

ingin pulang. Karena akhir-akhir ini dia sering diganggu.

Lebaran tahun ini dia akan berhenti bekerja. Itu yang kubaca

dari suratnya. Aku senang mengetahui itu dan selalu menunggu

hingga masa itu tiba. Kamila bilang, aku jangan pernah lupa

salat dan kalau kondisiku sedang baik usahakan untuk salat

tahajjud. Tak perlu memaksakan untuk puasa sunnah yang pasti

setiap bulan Ramadhan aku harus berusaha sebisa mungkin

untuk kuat hingga beduk manghrib berbunyi. Kini anakku lebih

pandai menasihati daripada aku. Dan aku bangga.


3 tahun 6 bulan yang lalu,

Inikah badai? Aku mendapat surat dari kepolisian

pemerintahan luar negeri. kabarnya anakku ditahan. Dan dia

diancam hukuman mati, karena dia terbukti membunuh suami

majikannya. Sesak dadaku mendapat kabar ini. Aku menangis,

aku tak percaya. Kamilaku yang lemah lembut tak mungkin

membunuh. Lagipula kenapa dia harus membunuh. Aku meminta

bantuan hukum dari Indonesia untuk menyelamatkan anakku dari

maut. Hampir setahun aku gelisah menunggu kasus anakku

selesai. Tenaga tuaku terkuras dan airmataku habis. Aku

hanya bisa memohon agar anakku tidak dihukum mati andai dia

memang bersalah.


2 tahun 6 bulan yang lalu,

Akhirnya putusan itu jatuh juga, anakku terbukti bersalah.

Dan dia harus menjalani ! hukuman gantung sebagai

balasannya. Aku tidak bisa apa-apa selain menangis


Andai aku tak izinkan dia pergi apakah nasibnya

tak akan seburuk ini? Andai aku tak belikan ia bola apakah

keadaanku pasti lebih baik? Aku kini benar-benar sendiri.

Wahai Allah kuatkan aku.


Atas permintaan anakku aku dijemput terbang ke luar negeri.

Anakku ingin aku ada di sisinya disaat terakhirnya.

Lihatlah, dia kurus sekali. Dua matanya sembab dan bengkak.

Ingin rasanya aku berlari tapi apa daya kakiku tak ada.. Aku

masuk ke dalam ruangan pertemuan itu, dia berhambur ke

arahku, memelukku erat, seakan tak ingin melepaskan aku.


‘Bapak, Iya Takut!’ aku memeluknya lebih erat

lagi. Andai bisa ditukar, aku ingin menggantikannya.

‘Kenapa, Ya, kenapa kamu membunuhnya sayang?’

‘Lelaki tua itu ingin Iya tidur dengannya, Pak. Iya

tidak mau. Iya dipukulnya. Iya takut, Iya dorong dan dia

jatuh dari jendela kamar. Dan dia mati. Iya tidak salah kan

, Pak!’ Aku perih mendengar itu. Aku iba dengan nasib

anakku. Masa mudanya hilang begitu saja. Tapi aku bisa

apa, istri keempat lelaki tua itu menuntut agar anakku

dihukum mati. Dia kaya dan lelaki itu juga orang terhormat.

Aku sudah berusaha untuk memohon keringanan bagi anakku,

tapi menemuiku pun ia tidak mau. Sia-sia aku tinggal di

Luar negeri selama enam bulan untuk memohon hukuman pada wanita

itu.


2 tahun yang lalu,

Hari ini, anakku akan dihukum gantung. Dan wanita itu akan

hadir melihatnya. Aku mendengar dari petugas jika dia sudah

datang dan ada di belakangku. Tapi aku tak ingin melihatnya.

Aku melihat isyarat tangan dari hakim di sana . Petugas itu

membuka papan yang diinjak anakku. Dan ‘blass’

Kamilaku kini tergantung. Aku tak bisa lagi menangis.

Setelah yakin suda! h mati, jenazah anakku diturunkan

mereka, aku mendengar langkah kaki menuju jenazah anakku.

Dia menyibak kain penutupnya dan tersenyum sinis. Aku

mendongakkan kepalaku, dan dengan mataku yang samar oleh air

mata aku melihat garis wajah yang kukenal.

‘Kania?’

‘Mas Har, kau … !’

‘Kau … kau bunuh anakmu sendiri, Kania!’

‘Iya? Dia..dia . Iya?’ serunya getir menunjuk

jenazah anakku.

‘Ya, dia anak kita. Iya yang ingin jadi pemain bola

jika sudah besar.’

‘Tidak … tidaaak … ‘ Kania berlari ke arah

jenazah anakku. Diguncang tubuh kaku itu sambil menjerit

histeris. Seorang petugas menghampiri Kania dan memberikan

secarik kertas yang tergenggam di tangannya waktu dia

diturunkan dari tiang gantungan. Bunyinya ‘""Terima kasih

Mama.""’

 Aku baru sadar, kalau dari dulu Kamila sudah

tahu wanita itu ibunya.


Setahun lalu,

Sejak saat itu istriku gila. Tapi apakah dia masih istriku.

Yang aku tahu, aku belum pernah menceraikannya. Terakhir

kudengar kabarnya dia mati bunuh diri. Dia ingin dikuburkan

di samping kuburan anakku, Kamila. Kata pembantu yang

mengantarkan

jenazahnya padaku, dia sering berteriak, ‘Iya

sayaaang, apalagi yang pecah, Nak.’ Kamu tahu Kania,

kali ini yang pecah adalah hatiku.



Kamis, 25 Desember 2014

Ibu


♡♡♡♡♡



Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : “Makanlah nak, aku masih kenyang”

1.KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA
Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di sungai dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk disamping ku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan”

2.KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA
Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata : “Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja.” Ibu tersenyum dan berkata : “Kamu tidurlah duluan, aku belum mengantuk”

3.KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA
Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata : “Minumlah nak, aku tidak haus!”

4.KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT
Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil.

Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : “Saya lebih senang sendiri bersamamu”

5.KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA
Setelah aku, sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : Ibu masih punya duit”

6.KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM
Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku “Aku lebih suka disini”

7.KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH

Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “Jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan”


8.KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.

Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.


*******


”Berbaktilah pada Ibumu, Ibumu, Ibumu”.


Semoga cerita diatas bisa membuat kita merenung sejenak, apa yang telah di lakukan ibu kita hingga kita menjadi seperti saat ini. Begitu banyak pengorbanan yang telah dilakukannya untuk membahagiakan kita...


KASIH IBU

KEPADA BETA

TAK TERHINGGA

SEPANJANG MASA

HANYA MEMBERI

TAK HARAP KEMBALI

BAGAI SANG SURYA MENYINARI DUNIA.

Rabu, 24 Desember 2014

KATA HATI INI

Mungkin setiap insan memiliki perbedaan di setiap pendapatnya
Mempunyai nilai yang berbeda setiap apa yang di lihat
Hargailah pendapat itu
Saling menghargai dan saling mengerti
Ketika kau menghargai orang lain
Kau juga akan di hargai oleh orang itu

Andaikan ini semua tak seperti harapanmu
Mengertilah aku sedang belajar
Dan mencoba memahami ini semua

Kata hatiku dan inpirasiku juga darimu
Untukku kembangkan
Apakah ada nilainya untukmu
Inilah aku apa adanya

Dan inilah kataku.


























♡♡

♡♡


Dan bila hati ini menghilang
Dan bila hati ini kehilangan

Dan ketika hilang itu

Menghilang karena memang tak dapat di pertahankan
Kehilangan karena memang tak memanfaatkan kesempatan yang diberikan












Dan hati ini  memberi
Dan hati ini di beri

Bila pemberian itu

Memberi karena merasa  berarti
Di beri karena merasa berharga













Dan ketika aku tersenyum
Dan ketika kamu tertawa

Bila itu semua

Tersenyum karena kamu  hatiku terpendam
Tertawa karena aku  hatimu terdalam









♡♡

Ketika aku bertahan
Ketika aku mempertahankan

Dan pertahanan ini karena

Bertahan karena kau telah menyempurnakan hatiku
Mempertahankan karena kau telah mencuri hatiku

♡♥








♥♥

Bahagia ketika merasa nyaman
Bahagia ketika merasa damai

Bila bahagia bicara

Nyaman karena merasa berarti
Damai karena merasa berharga











|
|
|
|

Hatiku sedang berkata
Hatimu sedang bicara

Bila hati ini bersuara

Berkata untuk kesetiaan
Bicara untuk menepati janji



¿
¿
¿
¿
`

¿
`
·

Mataku untuk melihat
Matamu untuk memandang

Jika mata ini bersatu

Melihat agar engkau percaya
Memandang agar engkau tahu kejujuran

A
G
Y
U
Z
R
A
M

Ketika harus memilih
Ketika harus di pilih

Dan pilihan ini

Memilih karena  engkau belahanku
Di pilih karena engkau sempurna


.
.
.
.
R
A
M
X
C
O
O
L

Dan ketika menangis
Dan ketika di tangisi

Bila tangisan itu

Menangis karena tak ingin dilupakan
Di tangisi karena tak ingin kehilangan

;
;
;
;
;
;
~
~
^
#
^
"
Dan bila harus menyalahkan
Dan bila harus di salahkan

Kitika kesalahan ini

Menyalahkan karena adanya kebenaran
Di salahkan karena adanya pembuktian

@
@
@
@
@
@
@

@
@

?
?

Ketika harus membenarkan
Ketika harus dibenarkan

Ketika kebenaran ini

Membenarkan karena  disalahkan
Di benarkan karena  menyalahkan

~
^
^
^
^
^
^
^
^

Harus nya mengerti
Harusnya dimengerti

Ketika pengertian ini

Mengerti karena memang telah bicara
Dimengerti karena memang telah  mengatakan

"
'
'
'
'
"
"
"
~
~

"

Karena ada tujuan
Karena ada persetujuan

Bila setuju ini

Tujuan  ini karena kau  meminta
Persetujuan ini karena kau  memanggil

*
*
*
*
*
*
*
*
*

Dan bila harus sudah
Dan bila harus menyudahi

Bila kesudahan ini

Sudah karena tak ada gunanya lagi
Menyudahi karena tak ada artinya lagi

R
A
M
X
C
O
O
L.
.
.

Aku yang tak digunakan
Aku yang tak  menggunakan

Bila guna itu

Digunakan karena  ada kepastian
Menggunakan karena ada ketentuan










~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dan segala telah aku berikan
Dan segala telah aku lakukan

Ini mungkin tak ada arti
Tapi memang harus mengerti arti




Agyuzramxcool

Selasa, 23 Desember 2014

ANDAI ENGKAU TAHU

7 KEBOHONGAN ORANG TUA






1. Saat sarapan pagi ibu selalu mengutamakan anaknya untuk makan. Saat ditanya, "Ibu udah makan?". Ibu jawab, "Ibu masih kenyang Nak, kamu saja duluan!". Padahal dari subuh hari satu makanan pun belum masuk ke perutnya.

2. Saat anaknya sakit. Ibu terjaga siang dan malam untuk merawat dan mendoakan anaknya. Saat ditanya anaknya, "Mamah ngantuk?" Ibu menjawab, "Tidak Nak, Ibu nggak ngantuk kok!". Padahal semalam suntuk ia tidak tidur.

3. Saat anak bermain dengan gembiranya, ibu pun diajak, "Ayo Mah main bareng?", ibu menjawab, "Mamah udah sering Nak waktu kecil". Padahal masa kecilnya begitu prihatin.

4. Saat ayah sedang sibuk dengan urusan pekerjaan. Lalu sang anak ditimpa musibah. Sang ayahpun menunda pekerjaannya. Langsung pulang untuk membantu sang anak.
Lalu ditanya, "Ayah sedang sibuk ya?", Ayah menjawab, "Tidak Nak, ayah sedang santai. Buktinya Ayah masih bisa melihatmu!".

5. Saat sang anak menikah dan punya rumah sendiri, sang ayah dan ibu ditawari untuk tinggal bersama di rumahnya yang megah. Ayah menjawab, "Rumah kita lebih nyaman nak, banyak sejarah disana". Padahal rumahnya sangat sederhana.

6. Saat sang anak mau kuliah butuh biaya besar sedangkan ekonomi keluarga masih sulit, Sang anak berinisiatif, "Ayah Ibu, Saya nggak akan kuliah. Saya mau bekerja saja!". Tapi orang tuanya mencegah, "Tidak Nak, kamu harus kuliah. Terus belajar jangan seperti kami. InsyaAllah kami sudah siapkan dananya". Padahal mereka masih kebingungan, bagaimana mencari tambahan hutang untuk menguliahkan sang anak.

7. Saat semakin tua, ayah dan ibu sering sakit-sakitan. Anak sering berkata, "Mamah dan Papah dicek ke dokter ya. Takut sakitnya parah". Mereka menjawab, "kami sehat kok Nak, hanya batuk biasa". Padahal batuk mereka sudah menahun dan sakitnya sudah cukup kronis.

Sobat, orang tua selalu memberikan perhatian terbaik untuk anaknya.

Bagaimana perlakuan kita pada mereka?

Kapan kita ingin bahagiakan mereka?

Apakah mereka bangga punya anak seperti kita?

Jangan sampai kita menyesal. Baru tersadar saat mereka sudah menutup mata. Lalu ingin mengulang masa indah kebersamaan dengan mereka.

Namun itu hanya khayalan belaka.
Bagaimanapun juga kondisi ayah ibu kita, apapun latar belakang dan kekurangan mereka.

Mereka adalah orang yang paling tulus dan berjasa dalam kehidupan kita.

Semoga kita bisa jadi anak yang soleh/solehah. Yang bisa membuat mereka bahagia di dunia dan akhirat. Aamiin






Sem0ga bermanfaat untukmu

Senin, 22 Desember 2014

Kisah sedih ayah,ibu,dan anak

KISAH SEDIH AYAH, IBU, DAN ANAK





Suatu hari, seorang ayah sedang duduk diteras depan. Lalu anaknya yang sudah menginjak usia dewasa datang menghampiri,“Pak, beli motor ya?”, pintanya.

Ayah tak menjawab, hanya diam dan mengusap kepalaku. Tak ada jawaban, ia pun pergi meninggalkan ayahnya. Tiga hari kemudian, dia kembali lagi. “Ayah, sekarang ade banyak sekali kerjaan yah.

Coba deh ayah bayangin, bolak balik kampus, udah gitu harus ngajar disekolah yang jauh, naek angkot sekitar 45 menit”, tuturnya.

“trus?”, balas Ayahanda tercinta.

“hemm, jadi kadang kakiku pegel yah, trus kalo di angkot suka ketiduran, eh malah sakit leher. Kayaknya kalo punya kendaraan
sendiri, gak kan pegel pegel deh yah?”,jelasnya.

Seperti biasa, ayah tak menjawab. Pelan, dengan penuh sayang ia belai anak tercintanya itu. Merasa tidak puas, ia pun pergi meninggalkan ayah anda tercinta.

Satu minggu kemudian, ia pun kembali menghampiri ayah yang sedang asyik baca koran.

“Yah, kemarin ada temen yang nawarin motor. Murah loh yah, masih bagus pula”,katanya.

“wah, berapa harganya?”, jawab ayah.

“tujuh juta yah, murah kan?”, balasnya.

“Ohh…”, lalu ayah terdiam tanpa ada satu kata pun keluar.

Singkat cerita, malam harinya, si anak terbangun dari tidurnya, padahal masih pukul 02.30 dini hari. Karena nanggung tidur lagi,
akhirnya ia putuskan tuk menunggu adzan subuh dengan shalat malam.

Lepas mengambil air wudhu, ia mendengar suara bisik orang mengobrol. Ia pun mencoba mendekatinya, dan ternyata bersumber dari kamar kedua orang tuanya.

Ia pun merapatkan telinganya ke daun pintu, berusaha menyimak obrolan didalam.

“Bu, tabungan masih ada?”, tanya ayah.

“masih, kenapa yah?”, jawab ibu tenang.

“ada berapa bu?”, tanya ayah kembali.

“lumayan, ada tiga juta. Tapi, ibu anggarkan untuk bayar uang kosan sama bayar kuliah ade. Emang kenapa yah?”

“ohh, enggak. Kalo ditambah tabungan ayah jadi enam juta, masih kurang satu juta lagi. Gimana yah bu?”,tutur ayah pelan.

“emang buat apa yah?”, tanya ibu, heran.

“gini bu, ade butuh motor, harganya tujuh juta”, jawab ayah.

“Ohh, buat itu. Ya udah, sisanya kita pinjem ke bank aja yah, gimana?”, saran ibu.

“Bisa sih, tapi uang ibu itu, gimana? Buat bayar ini dan itu..”, kata ayah.

“gampang aja, ibu bisa pinjem dulu ke tetangga sebelah. Yang penting ade punya motor, mungkin dia butuh yah”, tutur ibu.

iya bu, ayah gak tega kalo setiap hari ade harus jalan, kakinya pegel, atau naek angkot sampe lehernya sakit, bolak balik kampus. Gimana kalo ade sakit karena kecapean bu, ayah khawatir”, jelas ayah.

“ya udah, ambil aja tabungan ibu yah. Sisanya kita cari besok, moga aja dapet. Ntar kita beli motor yang bagus buat ade, biar gak pegel pegel lagi”, kata ibu.

Si anak yang mendengar obrolan malam itu, hanya diam terpaku dibelakang pintu. Ia jatuh lunglai, lemas mendengar obrolan ayah dan ibunya. Namun segera ia bangkit dan jalan perlahan menuju kamar.

Delapan rakaat tahajjud, ditutup witir ia tunaikan. Setangkai do’a ia lantunkan, bisik lirih hatinya disertai deraian air mata,

“Ya Rabb,, betapa naif dan egois diri hamba. Mudah mulut hamba berucap, minta ini dan itu. Tanpa hamba tau, betapa sulit ayah dan
ibu tuk mengabulkannya.

Ya Rabb,, ampuni hamba, atas kelalaian ini. Ampuni dan lindungi pula kedua orang tuaku, yang selalu tersenyum didepanku, selalu memberikan motivasi padaku, selalu mengerti aku…walaupun, sedikit aku mengerti mereka.

Ya Rabb, dewasakanlah aku, agar menjadi anak yang baik dan hamba yang baik, amin”

Seperti panas gersang tersiram hujan, ketenangan mengalir dalam darahnya. Esok paginya, dia menghampiri ayah yang sedang duduk diteras.

“Ayah, ade baca artikel tentang kesehatan. Ternyata, jalan kaki itu sehat yah, apalagi kalo rutin. Pantes yah, ade jadi jarang sakit.
Trus, ade tau supaya gak sakit leher di angkot, ade harus duduk di kursi depan, jadi posisi tubuh ade lurus. Jadi, gak punya kendaraan sendiri juga, oke aja tuh. Toh, entar kalo punya ribet ngerawatnya yah… “

Ayah hanya tersenyum, dan membelai penuh sayang anaknya tercinta. Sesekali ia menyeka air mata yang menyembul dari matanya.







*
Kadang kita suka meminta sesuatu pada seseorang, terutama ayah dan bunda kita, tapi kita tak pernah sadari sekalipun memikirkan
bagaimana perjuangan mereka untuk membahagiakan kita.

Saat ayah dan bunda tak mengabulkan keinginan kita, bukan berarti mereka pelit,
TAPI ada banyak hal yang menyebabkan itu terjadi.








Memang mudah meminta
Tapi tak memikirkan gimana mencarinya


Janganlah bergaya bila bukan dari hasil keringatmu sendiri.





Ayah

Ayah



Di sebuah perumahan terkenal di jakarta tinggalah seorang gadis bersama sang ayah, sang ibu telah lama mendahuluinya pergi sejak ia masih kecil. .

Seorang gadis yg akan di wisuda, sebentar lagi dia akan menjadi seorang sarjana, akhir jerih payahnya selama beberapa tahun di bangku pendidikan.

Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil sport, keluaran terbaru dari Ford. Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Dia yakin, karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga dia sangat yakin nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu.

Diapun ber'angan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang dengan teman-temannya. Bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan ke teman-temannya, Saatnya pun tiba, siang itu, setelah wisuda, dia melangkah pasti ke ayahnya.

Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata karena terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan putrinya, dan betapa dia mencintai anak itu.

Lalu dia pun mengeluarkan sebuah bingkisan,... bukan sebuah kunci!

Dengan hati yang hancur sang anak menerima bingkisan itu, dan dengan sangat kecewa dia membukanya. Dan dibalik kertas kado itu ia menemukan sebuah Jaket kulit Terkenal, di belakangnya terukir indah namanya dengan sutra emas.

Gadis itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi dia berteriak, "Yaahh... Ayah memang sangat mencintai saya, dengan semua uang ayah, ayah belikan jaket ini untukku?"

Lalu dia membuang Jaket itu dan lari meninggalkan ayahnya.

Ayahnya tidak bisa berkata apa-apa, hatinya hancur, dia hanya berdiri mematung, tak tahu apa yg harus di lakukannya ..

Tahun demi tahun berlalu,

sang gadis telah menjadi seorang yang sukses. Dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang dia berhasil menjadi seorang wanita karir. Dia mempunyai rumah yang besar dan mewah, dan dikelilingi suami yang tampan dan anak yang cerdas.

Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri. Sejak hari wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah menghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemu anaknya itu, hanya untuk meyakinkan dia betapa sayangnya pada anak itu. Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemu dengan sang ayah, tapi mengingat apa yang terjadi pada hari wisudanya, dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam.

Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaan yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal, dan sebelum ayahnya meninggal, dia mewariskan semua hartanya kepada anak satu-satunya itu. Sang anak disuruh menghadap Jaksa wilayah dan bersama-sama ke rumah ayahnya untuk mengurus semua harta peninggalannya. Saat melangkah masuk kerumah itu, mendadak hatinya menjadi sangat sedih, mengingat semua kenangan semasa dia tinggal disitu. Dia merasa sangat menyesal telah bersikap buruk terhadap ayahnya.

Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari di matanya, dia menelusuri semua barang di rumah itu. Dan ketika dia membuka lemari pakaian ayahnya, dia menemukan Jaket itu, masih terbungkus dengan kertas kado yang sama beberapa tahun yang lalu.

sesuatu jatuh dari bagian kantong Jaket itu. Dia memungutnya.. sebuah kunci mobil! Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama dealer, sama dengan dealer mobil sport yang dulu dia idamkan! Dia merogoh kantong sebelahnya dan menemukan sesuatu,, di situ terselip STNK dan surat-surat lainnya, namanya tercetak di situ. Dan sebuah kwitansi pembelian mobil, tanggalnya tepat sehari sebelum hari wisuda itu.

Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia menemukan sebuah mobil yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun, meskipun mobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahun-tahun, dia masih mengenal jelas mobil itu, mobil sport yang dia dambakan bertahun-tahun lalu. Dengan buru-buru dia menghapus debu pada jendela mobil dan melongok kedalam. Bagian dalam mobil itu masih baru, plastik membungkus jok mobil dan setirnya, di atas dashboardnya ada sebuah foto, foto ayahnya, sedang tersenyum bangga



Mendadak dia menjadi lemas, lalu terduduk disamping mobil itu, ia menangis. air matanya tidak terhentikan, mengalir terus mengiringi rasa menyesalnya yang takan mungkin bisa terobati...


Karya : Harist Irwansyah, Hadiah Terakhir Dari Ayah






Intinya , hargailah pemberian dari ayahmu sekecil apapun itu. 

Mungkin suatu saat nanti akan berguna unukmu



I LOVE U AYAH.



CERITA TENTANG IBU

CINTA IBU






Kisah ini adalah kisah nyata sebuah keluarga yang sangat miskin, yang memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia, tinggalah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang.

Ibunya bersusah payah seorang membesarkan anaknya, saat itu kampung tersebut belum memiliki listrik. Saat membaca buku, sang anak tersebut diterangi sinar lampu minyak, sedangkan ibunya dengan penuh kasih menjahitkan baju untuk sang anak.

Saat memasuki musim gugur, sang anak memasuki sekolah menengah atas.

Tetapi justru saat itulah ibunya menderita penyakit rematik yang parah sehingga tidak bisa lagi bekerja disawah.

Saat itu setiap bulannya murid-murid diharuskan membawa tiga puluh kg beras untuk dibawa kekantin sekolah. Sang anak mengerti bahwa ibuya tidak mungkin bisa memberikan tiga puluh kg beras tersebut.

Dan kemudian berkata kepada ibunya: " Ma, saya mau berhenti sekolah dan membantu mama bekerja disawah". Ibunya mengelus kepala anaknya dan berkata : "Kamu memiliki niat seperti itu mama sudah senang sekali tetapi kamu harus tetap sekolah. Jangan khawatir, kalau mama sudah melahirkan kamu, pasti bisa merawat dan menjaga kamu. Cepatlah pergi daftarkan kesekolah nanti berasnya mama yang akan bawa kesana".

Karena sang anak tetap bersikeras tidak mau mendaftarkan kesekolah, mamanya menampar sang anak tersebut. Dan ini adalah pertama kalinya sang anak ini dipukul oleh mamanya.

Sang anak akhirnya pergi juga kesekolah. Sang ibunya terus berpikir dan merenung dalam hati sambil melihat bayangan anaknya yang pergi menjauh.

Tak berapa lama, dengan terpincang-pincang dan nafas tergesa-gesa Ibunya datang kekantin sekolah dan menurunkan sekantong beras dari bahunya.

pengawas yang bertanggung jawab menimbang beras dan membuka kantongnya dan mengambil segenggam beras lalu menimbangnya dan berkata : " Kalian para wali murid selalu suka mengambil keuntungan kecil, kalian lihat, disini isinya campuran beras dan gabah. Jadi kalian kira kantin saya ini tempat penampungan beras campuran". Sang ibu ini pun malu dan berkali-kali meminta maaf kepada ibu pengawas tersebut.

Awal Bulan berikutnya ibu memikul sekantong beras dan masuk kedalam kantin. Ibu pengawas seperti biasanya mengambil sekantong beras dari kantong tersebut dan melihat. Masih dengan alis yang mengerut dan berkata: "Masih dengan beras yang sama". Pengawas itupun berpikir, apakah kemarin itu dia belum berpesan dengan Ibu ini dan kemudian berkata : "Tak perduli beras apapun yang Ibu berikan kami akan terima tapi jenisnya harus dipisah jangan dicampur bersama, kalau tidak maka beras yang dimasak tidak bisa matang sempurna.

Selanjutnya kalau begini lagi, maka saya tidak bisa menerimanya" .

Sang ibu sedikit takut dan berkata : "Ibu pengawas, beras dirumah kami semuanya seperti ini jadi bagaimana? Pengawas itu pun tidak mau tahu dan berkata : "Ibu punya berapa hektar tanah sehingga bisa menanam bermacam- macam jenis beras". Menerima pertanyaan seperti itu sang ibu tersebut akhirnya tidak berani berkata apa-apa lagi.

Awal bulan ketiga, sang ibu datang kembali kesekolah. Sang pengawas kembali marah besar dengan kata-kata kasar dan berkata: "Kamu sebagai mama kenapa begitu keras kepala, kenapa masih tetap membawa beras yang sama. Bawa pulang saja berasmu itu !".

Dengan berlinang air mata sang ibu pun berlutut di depan pengawas tersebut dan berkata: "Maafkan saya bu, sebenarnya beras ini saya dapat dari mengemis". Setelah mendengar kata sang ibu, pengawas itu kaget dan tidak bisa berkata apa-apa lagi. Sang ibu tersebut akhirnya duduk diatas lantai, menggulung celananya dan memperlihatkan kakinya yang sudah mengeras dan membengkak.

Sang ibu tersebut menghapus air mata dan berkata: "Saya menderita rematik stadium terakhir, bahkan untuk berjalan pun susah, apalagi untuk bercocok tanam. Anakku sangat mengerti kondisiku dan mau berhenti sekolah untuk membantuku bekerja disawah. Tapi saya melarang dan menyuruhnya bersekolah lagi."

Selama ini dia tidak memberi tahu sanak saudaranya yang ada dikampung sebelah. Lebih-lebih takut melukai harga diri anaknya.


Setiap hari pagi-pagi buta dengan kantong kosong dan bantuan tongkat pergi kekampung sebelah untuk mengemis. Sampai hari sudah gelap pelan-pelan kembali kekampung sendiri. Sampai pada awal bulan semua beras yang terkumpul diserahkan kesekolah.


Pada saat sang ibu bercerita, secara tidak sadar air mata Pengawas itupun mulai mengalir, kemudian mengangkat ibu tersebut dari lantai dan berkata: "Bu sekarang saya akan melapor kepada kepala sekolah, supaya bisa diberikan sumbangan untuk keluarga ibu." Sang ibu buru- buru menolak dan berkata: "Jangan, kalau anakku tahu ibunya pergi mengemis untuk sekolah anaknya, maka itu akan menghancurkan harga dirinya. Dan itu akan mengganggu sekolahnya. Saya sangat terharu dengan kebaikan hati ibu pengawas, tetapi tolong ibu bisa menjaga rahasia ini."


Akhirnya masalah ini diketahui juga oleh kepala sekolah. Secara diam- diam kepala sekolah membebaskan biaya sekolah dan biaya hidup anak tersebut selama tiga tahun. Setelah Tiga tahun kemudian, sang anak tersebut lulus masuk ke perguruan tinggi qing hua dengan nilai 627 point.


Dihari perpisahan sekolah, kepala sekolah sengaja mengundang ibu dari anak ini duduk diatas tempat duduk utama. Ibu ini merasa aneh, begitu banyak murid yang mendapat nilai tinggi, tetapi mengapa hanya ibu ini yang diundang. Yang lebih aneh lagi disana masih terdapat tiga kantong beras.


Pengawas sekolah tersebut akhirnya maju kedepan dan menceritakan kisah sang ibu ini yang mengemis beras demi anaknya bersekolah.


Kepala sekolah pun menunjukkan tiga kantong beras itu dengan penuh haru dan berkata : "Inilah sang ibu dalam cerita tadi."


Dan mempersilakan sang ibu tersebut yang sangat luar biasa untuk naik keatas mimbar.


Anak dari sang ibu tersebut dengan ragu-ragu melihat kebelakang dan melihat gurunya menuntun mamanya berjalan keatas mimbar. Sang ibu dan sang anakpun saling bertatapan. Pandangan mama yang hangat dan lembut kepada anaknya. Akhirnya sang anak pun memeluk dan merangkul erat mamanya dan berkata: "Oh Mamaku...... ......... ...!!!!"




Ada begitu banyak hikmah yang akan kita raih, termasuk team Tasik membara sendiri begitu tersentuh membaca cerita singkat tentang ibu tadi, yang sudah sepatutnya kita sadari bahwasanya jasa seorang Ibu / Mama berikut sang Ayah pun akan sangat besar terhadap kita (sebagai anaknya) yang melahirkan, menjaga, merawat kita hingga sebesar ini. Namun ironis, ada juga seorang anak yang dengan tega tak menghargai jasa-jasa Ibundanya, bahkan tega ada yang tega menghilangkan Nyawa ibu kandungnya ...... naudzubillah min dzalik !! .


Semoga kita termasuk anak-anak dari golongan soleh dan sholehah .... Amiiin.

Cerita tentang ibu

Izinkan aku menciumu ibu




Sewaktu masih kecil, aku sering merasa dijadikan pembantu olehnya. Ia selalu menyuruhku mengerjakan tugas-tugas seperti menyapu lantai dan mengepelnya setiap pagi dan sore. Setiap hari, aku ‘dipaksa’ membantunya memasak di pagi buta sebelum ayah dan adik-adikku bangun.
Bahkan sepulang sekolah, ia tak mengizinkanku bermain sebelum semua pekerjaan rumah dibereskan. Sehabis makan, aku pun harus mencucinya sendiri juga piring bekas masak dan makan yang lain. Tidak jarang aku merasa kesal dengan semua beban yang diberikannya hingga setiap kali mengerjakannya aku selalu bersungut-sungut.

Kini, setelah dewasa aku mengerti kenapa dulu engkau melakukan itu semua. Karena aku juga akan menjadi seorang istri dari suamiku, ibu dari anak-anakku yang tidak akan pernah lepas dari semua pekerjaan masa kecilku dulu. Terima kasih ibu, karena engkau aku menjadi istri yang baik dari suamiku dan ibu yang dibanggakan oleh anak-anakku.

Saat pertama kali aku masuk sekolah di Taman Kanak-Kanak, ia yang mengantarku hingga masuk ke dalam kelas. Dengan sabar pula ia menunggu. Sesekali kulihat dari jendela kelas, ia masih duduk di seberang sana. Aku tak peduli dengan setumpuk pekerjaannya di rumah, dengan rasa kantuk yang menderanya, atau terik, atau hujan. Juga rasa jenuh dan bosannya menunggu. Yang penting aku senang ia menungguiku sampai bel berbunyi.

Kini, setelah aku besar, aku malah sering meninggalkannya, bermain bersama teman-teman, bepergian. Tak pernah aku menungguinya ketika ia sakit, ketika ia membutuhkan pertolonganku disaat tubuhnya melemah. Saat aku menjadi orang dewasa, aku meninggalkannya karena tuntutan rumah tangga.

Di usiaku yang menanjak remaja, aku sering merasa malu berjalan bersamanya. Pakaian dan dandanannya yang kuanggap kuno jelas tak serasi dengan penampilanku yang trendi. Bahkan seringkali aku sengaja mendahuluinya berjalan satu-dua meter didepannya agar orang tak menyangka aku sedang bersamanya.

Padahal menurut cerita orang, sejak aku kecil ibu memang tak pernah memikirkan penampilannya, ia tak pernah membeli pakaian baru, apalagi perhiasan. Ia sisihkan semua untuk membelikanku pakaian yang bagus-bagus agar aku terlihat cantik, ia pakaikan juga perhiasan di tubuhku dari sisa uang belanja bulanannya.
Padahal juga aku tahu, ia yang dengan penuh kesabaran, kelembutan dan kasih sayang mengajariku berjalan. Ia mengangkat tubuhku ketika aku terjatuh, membasuh luka di kaki dan mendekapku erat-erat saat aku menangis.

Selepas SMA, ketika aku mulai memasuki dunia baruku di perguruan tinggi. Aku semakin merasa jauh berbeda dengannya. Aku yang pintar, cerdas dan berwawasan seringkali menganggap ibu sebagai orang bodoh, tak berwawasan hingga tak mengerti apa-apa. Hingga kemudian komunikasi yang berlangsung antara aku dengannya hanya sebatas permintaan uang kuliah dan segala tuntutan keperluan kampus lainnya.

Usai wisuda sarjana, baru aku mengerti, ibu yang kuanggap bodoh, tak berwawasan dan tak mengerti apa-apa itu telah melahirkan anak cerdas yang mampu meraih gelar sarjananya. Meski Ibu bukan orang berpendidikan, tapi do’a di setiap sujudnya, pengorbanan dan cintanya jauh melebihi apa yang sudah kuraih. Tanpamu Ibu, aku tak akan pernah menjadi aku yang sekarang.
Pada hari pernikahanku, ia menggandengku menuju pelaminan. Ia tunjukkan bagaimana meneguhkan hati, memantapkan langkah menuju dunia baru itu. Sesaat kupandang senyumnya begitu menyejukkan, jauh lebih indah dari keindahan senyum suamiku. Usai akad nikah, ia langsung menciumku saat aku bersimpuh di kakinya. Saat itulah aku menyadari, ia juga yang pertama kali memberikan kecupan hangatnya ketika aku terlahir ke dunia ini.

Kini setelah aku sibuk dengan urusan rumah tanggaku, aku tak pernah lagi menjenguknya atau menanyai kabarnya. Aku sangat ingin menjadi istri yang shaleh dan taat kepada suamiku hingga tak jarang aku membunuh kerinduanku pada Ibu.

Sungguh, kini setelah aku mempunyai anak, aku baru tahu bahwa segala kiriman uangku setiap bulan untuknya tak lebih berarti dibanding kehadiranku untukmu. Aku akan datang dan menciummu Ibu, meski tak sehangat cinta dan kasihmu kepadaku.

Ya Allah ampunilah aku dan kedua Orangtuaku, dan sayangilah mereka sebagaimana meeka menyayangi aku sewaktu aku masih anak anak



Ingatkah. . . . . .. .

Minggu, 21 Desember 2014

Manfaat kopi

Manfaat Minum Kopi








Mengobati Diabetes

Banyak penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dapat menurunkan resiko diabetes tipe 2 hingga 50%. Hal ini mungkin disebabkan oleh chlorogenic acid dalam kopi yang telah terbukti untuk memperlambat penyerapan gula dalam saluran pencernaan. chlorogenic acid juga merangsang pembentukan GLP-1, zat kimia yang meningkatkan sensitivitas insulin.




Meningkatkan fungsi kognitif

Perempuan yang rutin minum kopi tercatat terhadap tingkat lebih lambat dari penurunan kognitif. Sebuah penelitian di Prancis menunjukkan bahwa minum setidaknya tiga cangkir kopi sehari dapat memperlambat penurunan kognitif akibat penuaan hingga 33 persen pada wanita. Namun, manfaat yang sama tidak ditemukan pada pria. Hal ini mungkin karena perempuan lebih sensitif terhadap kafein.


Mengurangi resiko penyakit Parkinson

Sebuah studi 2007 menemukan bahwa mereka yang minum setidaknya satu cangkir kopi sehari memiliki kemungkinan 50% lebih rendah terkena penyakit Parkinson, namun studi pada wanita telah meyakinkan Tampaknya bahwa wanita yang menjalani terapi hormon pengganti telah meningkatkan kemungkinan Parkinson saat minum kopi , tetapi mereka yang tidak menjalani terapi tersebut menunjukkan manfaat dalam cara yang sama seperti laki-laki. Satu penjelasan yang mungkin untuk perbedaan jenis kelamin mungkin bahwa estrogen dan kafein memerlukan enzim yang sama untuk dimetabolisme, dan estrogen menangkap enzim tersebut.



Mengurangi Resiko Stroke

Sebuah studi 2009 menunjukkan bahwa perempuan yang minum sekitar tiga cangkir kopi sehari memiliki kemungkinan 20% lebih rendah mengalami stroke, dibandingkan dengan wanita yang minum kurang dari satu cangkir per bulan. Studi lain di kalangan pria di Finlandia juga menunjukkan hasil yang sama.



Mencegah Kanker

Senyawa anti oksidan dalam kopi dapat membantu mencegah kanker tertentu. Dalam sebuah penelitian di Jepang, perempuan yang minum dua atau lebih cangkir kopi sehari memiliki resiko 25% lebih rendah dari kanker usus besar, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi kopi. Konsumsi kopi juga berkorelasi dengan penurunan resiko kanker kerongkongan, pharyngeal, mulut dan kulit.



Mencegah Batu empedu

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa minum kopi setiap hari dapat mengurangi resiko batu empedu. Kafein dalam kopi merangsang kontraksi kandung empedu dan menurunkan konsentrasi kolesterol dalam empedu.





Mengurangi resiko penyakit Alzheimer

Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang minum sekitar 3 cangkir kopi sehari secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan penyakit Alzheimer di kemudian hari, dibandingkan dengan mereka yang minum kopi sedikit atau tidak ada. Para peneliti juga menemukan bahwa kafein dalam kopi dapat mengurangi produksi protein beta-amyloid, deposito yang sering terbentuk di otak pasien Alzheimer.




Mengurangi resiko Penyakit Liver/hati

Kopi juga dapat menurunkan resiko liver cirrhosis dan penyakit hati lainnya karena anti oksidan dan kafein di dalamnya. Sebuah analisis dari sembilan studi menemukan bahwa minum dua cangkir kopi sehari dapat mengurangi resiko sirosis hati sebesar 80%.










Sem0ga bermanfaat

Efek buruk minum kopi

Efek Buruk dari Minum Kopi

Efek Buruk dari Minum Kopi. Kopi adalah minuman yang sering di lihat dan semua orang tau dengan yang namanya minuman satu ini. Minuman hitam ini sudah di kenal dari ratusan-ratusan tahun yang lalu, warnanya sekarang bukan hitam saja. Tetapi sudah ada tambahan dari minuman yang lain, seperti campuran susu, mocha, dan yang lainnya. Kopi paling cocok untuk menemani waktu anda saat pagi hari, santai, bersama teman, ada tamu.
 
Jika setelah minum kopi, banyak yang berpendapatan bahwa badannya terasa segar dan rasa ngantuk hilang. Tapi apakah anda tau apa Efek Buruk dari Minum Kopi? Jika selama ini hanya anda meminum kopi dan menikmatinya saja tanpa memikirnya efek negatifnya. Untuk itu kami menulis artikel ini untuk memberikan anda kesehatan dan tetap kuat sampai umur tua nanti.
 
Efek Buruk dari Minum Kopi

Kopi dapat menyebabkan constipation atau

susah buang air besar.
Kopi menyebabkan karang gigi dan gigi menjadi kuning bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Peningkatan Asam Lambung

Walaupun kopi memiliki banyak manfaat, kopi dikenal dapat meningkatkan kegelisahan. Dosis konsumsi yang terlalu banyak tidak bisa diterima semua orang. Selain itu, tingkat keasaman kopi yang tinggi dapat merangsang pengeluaran asam lambung berlebih.


Membahayakan Gangguan Mata
Gangguan mata dipengaruhi oleh kafein, zat yang dikandung dalam kopi. Gangguan tersebut disebut exfoliation glaucoma. "Minum tiga cangkir kopi atau lebih dalam sehari, ditemukan terkait dengan peningkatan gangguan pada glaucoma, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga glaucoma," kata Jae Hee Kang, asisten profesor kedokteran di Channing Division of Network Medicine at Brigham and Women's Hospital in Boston.

"Mereka yang berisiko pada gangguan ini, terutama mereka yang memiliki riwayat keluarga glaucoma sangat dianjurkan untuk membatasi asupan kopi, kurang dari tiga cangkir per hari," sambungnya, seperti dikutip Sciencedaily.

Studi tersebut melibatkan 79 ribu responden wanita. Dari data kesehatan yang diambil terhadap pemeriksaan mata, dan kuesioner yang dilakukan untuk mengetahui berapa banyak konsumsi kopi per hari, terbukti peringkat teratas untuk kasus gangguan mata akibat kopi. Mereka terbukti mengkonsumsi kopi tika cangkir lebih dalam satu hari.

Gejalanya ialah penekanan pada bola mata. Kemudian bisa menyebabkan kerusakan syaraf optik lainnya disekitar mata. Ini yang menyebabkan kebutaan permanen. Risiko kerusakan mata ini semakin meningkat bila Anda semakin banyak mengkonsumsi kafein. 

Peningkatan Detak jantung

Kafein sebagai kandungan utama kopi bersifat stimulan yang mencandu. Kafeine mempengaruhi sistem kardiovaskuler seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Dampak negatif itu muncul bila Anda mengkonsumsinya secara berlebihan. Bagi kebanyakan orang, minum dua sampai tiga cangkir kopi tidak memberikan dampak negatif. Meminum kopi dengan frekuensi lebih dari itu bisa menimbulkan jantung berdebar-debar, sulit tidur, kepala pusing dan gangguan lainnya. Oleh karena itu, bagi mereka yang mengkonsumsi kopi agar tidak mengantuk-misalnya karena kekurangan tidur disarankan agar konsumsinya disebar sepanjang hari.

Riset mengenai hubungan konsumsi kopi dengan keguguran kandungan tidak memberikan kesimpulan seragam. Tetapi, untuk amannya ibu hamil disarankan tidak minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.

Namun seperti saya sebutkan di atas, efek kafein pada tiap orang berbeda2. Ada orang yang biasa minum sampai 5 cangkir espresso dalam sehari dan tidak merasakan efek buruknya. Tapi, kami menyarankan untuk anda, dari sekarang jangan terlalu banyak minum kopi, meski kopi juga baik. Tapi atur waktu dan pola anda untuk menikmati kopi.



Sem0ga bermanfaat

Manfaat ciplukan

Manfaat ciplukan


1. Ciplukan dan khasiatnya untuk Hipertensi

Sediakan 5 gram brangkas (herba kering) ciplukan dan masukkan ke dalam air 110 ml. Rebus campuran tersebut selama 10-15 menit sambil sesekali diaduk. Selanjutnya saring dan biarkan sampai dingin. Air rebusan tersebut diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, masing-masing 100ml. Sebagai perhatian, air rebusan yang sudah disimpan lebih dari 24 jam tidak boleh diminum karena sudah rusak.

2. Ciplukan dan khasiatnya untuk Kencing manis

Untuk mengobati kencing manis, sediakan 100 gram brangkas ciplukan dan air 400 ml. Cara pembuatan ramuan dan aturan pemakaiannya sama dengan untuk mengobati hipertensi

3. Ciplukan dan khasitanya untuk Bisul
Untuk mengobati bisul, sediakan 1 genggam daun ciplukan, 1 sendok teh (sdt) adas pulosari, 1 lembar daun sirih dan sedikit garam. Campurkan semua bahan tersebut dan remas-remas hingga menjadi lembut. Oleskan sekitar bisul. Bisul akan cepat pecah dan cepat kering.

4. Ciplukan dan khasiatnya untuk Borok
Ambil 1 genggam daun ciplukan dan tambahkan 2 sendok teh air kapur sirih. Tumbuk sampai halus, lalu tempelkan ke bagian yang sakit.

5. Gusi berdarah
Karena kaya vitamin C, buah ciplukan bisa digunakan untuk menyembuhkan gusi berdarah. Caranya, makanlah 30 buah ciplukan segar setiap hari.

6. Sakit paru
Rebus 3-5 gelas air akar, batang, daun dan bunga herba ciplukan hingga mendidih. Saring dan minum 3 kali sehari sebanyak 1 gelas.

7. Epilepsi (ayan)
Makan secara rutin setiap hari, 8-10 butir buah ciplukan yang sudah masak atau matang.

8. Untuk kanker
10 gram daun sambiloto kering, 10 gram rimpang temulawak, 10 gram kunyit, 10 gram rimpang temu putih, 10 gram rimpang temu mangga, 10 gram ciplukan kering (seluruh bagian tanaman) dan 10 gram meniran (seluruh bagian tanaman).
Cara pembuatan ciplukan untuk kanker
Cuci bersih rimpang temulawak, kunyit, temu putih dan temu mangga. Parut hingga halus. Campur hasil parutan dengan ciplukan, meniran dan daun sambiloto. Rebus dalam 2 gelas air sampai hanya tersisa kira-kira 1,5 gelas. Angkat, kemudian saring.
Cara Pemakaian ciplukan untuk kanker
Ramuan diminum 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas. Untuk mengurangi rasa pahit, dapat dicampur dengan 1 sendok makan madu setelah agak dingin.

9. Ciplukan untuk mengobati influenza
Rebus 9-15 daun ciplukan. Kemudian tunggu dingin dan minum. Diminum 2 kali sehari.

10. Ciplukan untuk mengobati batuk rejan
Rebus 9-15 lembar daun ciplukan, masak hingga mendidih, saring dan diamkan sejenak kemudian minum airnya. Minum 2-3 kali sehari hingga sembuh.

11. Bronchitis
Rebus 9-15 daun ciplukan, rebus hingga mendidih dan saring. Kemudian diamkan sebentar hingga dingin, minum 2 kali sehari.

12. Ciplukan untuk mengobati pembengkakan prostat
Dengan merebus 9-15 lembar daun ciplukan hingga mendidih, saring dan minum hasil saringan tadi 2 kali sehari. Bila pembengkakan prostat akut minum 3 kali sehari.
Bagian ciplukan yang sering dimanfaatkan adalah daun dan buah ciplukan. Buah ciplukan yang sudah matang banyak mengandung vitamin C (ca. 11 mg/100gram), vitamin B1, Provitamin A dan Zat besi.
Rebusan ekstrak daun ciplukan juga dapat digunakan sebagai obat alami untuk mengobati dan membantu menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker pada kanker payudara yakni kanker yang sangat menakutkan bagi kaum perempuan dan banyak menelan korban setiap tahunnya.



Sem0ga bermanfaat

Sabtu, 20 Desember 2014

Belimbing wuluh


Manfaat Khasiat Daun Dan Buah Belimbing Wuluh Untuk Kesehatan

Jangan bayangkan belimbing ini memiliki bentuk seperti belimbing pada umumnya. Belimbing sayur yang dikenal juga dengan sebutan belimbing wuluh adalah jenis buah yang biasanya digunakn ole para ibu untuk memasak. Rasanya yang asam dapat memperkuat rasa masakan .

Belimbing wuluh atau belimbing sayur ini terkadang dianggap sebagai tanaman pekarang saja, padahal tanaman teropis ini memiliki banyak khasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Bagiyan yang bisa digunakan, yaitu buwah, batang, daun, dan bunganya.

Keempat bagian tersebut banyyak mengandung senyawa yang berkhasiat, di antaranya saponin, tannin, glukosida, hingga. kalsium. Salah satu yang paling dikenal orang, belimbing wuluh sebagai obat sariyawan. Konon, rasanya yang masam mengandung vitamin C yang tinggi, caranya dengan mengunyah atau ditempelkan pada bagiyan sariyawan.

Khasiat lain adalah sebagai obat asam atau sesak nafas. Cukup dengan merebus bunga belimbing wuluh dengan air dan gula batu. Lalu diminum 2-3 kali sehari sampai asma dan alerginya sembuh. Belimbing wuluh juga mampu mengobati batuk kering, kandungan kaliumnya mampu melancarkan dahak dan menurunkan panas. Sementara bagi penderita hipertens, atasi juga dengan belimbing wuluh yakni dengan merebus 3 buah belimbing wuluh yang di iris dengan 3 gelas air sampai tinggal setengahnya. Kemudiyan, saring dan minum dipagi hari.

Manfaat dan Khasiat Daun dan Buah Belimbing Wuluh:

Adapun khasiat dari belimbing wuluh adalah sebagai berikut.

1. Pengobatan jerawat

Untuk mengobati jerawat siapkan 3 buwah belimbing wuluh segar. Cuci hingga bersih. Buah diparut dan diberi sedikit garam. Tempelkan pada kulit yang berjerawat. Lakukan 2 kali sehari. Atau siapkan 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh bubuk belerang, digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis. Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.

2. Pengobatan Tekanan Darah Tinggi

Siapkan 3 buah belimbing wuluh dan biji sari gading 25gr yang sudah dicuci bersih. Biji sari gading ditumbuk halus. Masukan kedalam panci berisi 4 gelas air dan rebuslah bersama belimbing wuluh. Dinginkan lalu saring sebelum diminum. Cukup diminum 1 gelas sehari. Buah yang besar dan berwarna hijau diparut, ambil air nya dan diminum. Atau bisa juga dengan cara menyiapkan 3 buah belimbing wuluh yang dicuci lalu dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tinggal tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, Minum setelah makan pagi.

3. Obat batuk 

Caranya: Daun, bunga, buah yang masing-masing sama banyaknya direbus dalam air yang mendidih selama 1/2 jam, dan minum air nya. Untuk batuk pada anak, ambilah 25 kuntum bunga belimbing wuluh, 1 jari rimpang temugiring, 1 jari kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, 1/4 genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dupotong-potong seperlunya, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin lalu disaring, diminum dengan madu seperlunya. sehari 3 kali 3/4 gelas.

4. Pengobatan Diabetes 

Sementara unutuk anda yang menderita diabetes, siapkan 6 buah belimbing wuluh, lalu dilumatkan, direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal setengah, Saring, minum 2 kali sehari.

5. Pengobat Gondongan 

Caranya: Setengah genggam daun belimbing wuluh ditumbuk dengan 3 bawang putih. Kompreskan pada bagiyan gondongan. 10 ranting muda belimbing wuluh berikit daunya dan 4 butir bawang merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Barurkan ketempat yang sakit.

6. Rematik 

Caranya: Segenggam daun belimbing wuluh dicuci, tumbuk sampai halus, tambahkan kapur sirih, gosokan kebagiyan yang sakit itu. 100 gr daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkih dan 15 biji merica dicuci lalu digiling halus, tambahkan cuka secukupnya sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi ketempet yang sakit. Atau bisa juga dengan cara menyiapan 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil (Michelia Champaca L.), 15 biji cengkih, 15 butir lada hitam, di cuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai untuk menggosok dan mengurut bagiyan tubuh yang sakit. Lakukan dengan 2-3 kali sehari.

7. Pegal linu 

Caranya: Satu genggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkih, 15 biji lada, digiling halus lalu ditambahkan cuka secukupnya. Lumukan ke tempat yang sakit.

8. Panu 

Caranya: Sepuluh buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai untuk menggosok kulit yang terasa panu. Lakukan 2 kali sehari.


Sem0ga bermanfaat

Jumat, 19 Desember 2014

M0tivasi

Motivasi

Cermin kehidupan

Copy dari grup sebelah



cerita motivasi diri untuk mencapai kesuksesan

Pada suatu waktu ada dua ekor katak tercebur ke sebuah sumur dangkal, tak lama kemudian teman teman katak mereka datang dan mulai merubung sambil  berteriakan : “ lakukan ini” dan “lakukan itu”

Setelah beberapa lama, katak-katak diluar sumur menyadari bahwa tidak ada harapan. mereka menyarankan agar kedua katak tersebut menyerah dan menunggu saja saat saat kematiannya. Seekor katak menerima nasibnya dan tidak berbuat apa apa. Katak yang satu terus melompat lompat. katak katak di luar sumur kembali berteriak teriak dan memberi kan tanda pada katak yang kedua agar menyerah

Beberapa lama kemudian , katak kedua melompat dengan tinggi dan akhirnya berhasil keluar dari sumur. Kegembiraan menyeruak. Katak katak lainya bertanya pada katak kedua itu. Mengapa ia terus saja melompat padahal mereka berseru seru agar ia menyerah.  katak kedua itu dengan bangga menjawab,” aku tidak bisa mendengar kalian, tapi kulihat kalian sepertinya memberiku semangat.

Dalam hidup terkadang kita perlu menutup telinga kita dari omongan omongan orang yang ada di sekeliling kita, yang kita perlu lakukan hanyalah focus mengerjakan apa yang kita nyakini akan sukses dan kemudian bungkam mulut mereka dengan bukti kesuksesan yang akan kita raih,..







cerita motivasi kerja

Setiap pagi di afrika, seekor rusa bangun dan tahu bahwa ia harus berlari lebih cepat dari singa yang tercepat atau ia akan mati dimakannya,..

Setiap pagi di afrika , seekor singa bangun dan tahu bahwa ia harus berlari lebih cepat dari rusa yang paling lambat atau ia akan mati kelaparan

Jadi saat matahari terbit entah anda seekor singa atau rusa lebih baik anda bangun dan berlarilah dengan bekerja  sebaik mungkin .atau anda akan menderita  oleh kebutuhan dan  keinginan anda yang larinya jauh lebih cepat dari kemampuan anda!!

@()@







motivasi lepas dari pengkondisian kehidupan


Seekor gajah dapat mengangkat benda yang bobotnya lebih dari satu ton hanya dengan belalainya, tapi anehnya seekor gajah juga dapat dikondisikan untuk diam disuatu tempat , diikat dengan tali pada sebuah pasak yang diikatkan pada kaki depan gajah padahal hanya dengan  seutas tali kecil.tak ada rantai tak ada kandang.sudah tentu gajah itu dapat melepaskan dirinya dari ikatan itu kapan saja, tetapi kenyataannya mengapa gajah itu tidak mampu???

Hal ini disebabkan, karena  ketika gajah itu masih bayi dan berukuran jauh lebih kecil, gajah itu diikat pada sebuah pohon besar dengan ikatan rantai yang kuat. Bayi gajah itu masih lemah sementara rantai dan pohonnya kokoh. Bayi gajah itu tidak biasa diikat maka ia terus menghentak dan menarik-narik rantai tetapi itu semua sia sia saja.

Suatu hari ia menyadari bahwa semua tarikannya dan hentakannya itu tidak ada gunanya, ia pun menyerah. Dan berpikir bahwa ia tidak akan pernah dapat membebaskan diri dari belenggu ikatannya. Bayi gajah itu berhenti berusaha dan diam

Setelah bayi gajah itu tumbuh menjadi gajah dewasa yang besar. Ia diikatkan pada pasak kecil dengan mengunakan tali yang rapuh . sebenarnya gajah itu dapat membebaskan dirinya hanya dengan satu hentakan tetapi gajah itu diam saja karena ia telah DIKONDISIKAN untuk menyakini bahwa ia tidak dapat lepas dari ikatan.


Pesan moral dari artikel motivasi di atas : kita dilahirkan dengan memiliki kemampuan yang dahsyat luar biasa namun kehidupan mengkondisikan kita menjadi manusia yang rapuh,.. akankah kita akan seperti gajah dalam cerita diatas?

Lucu


Cerita singkat lucu
Copy dari  grup sebelah
Hehehehe.. . . .
Ma af


IBU DAN ANAK

Pada suatu hari ada seorang ibu yang berasal dari medan mengantuk dan ingin tidur,
Kemudian tiba-tiba anaknya bertanya: “Mak, Mamak udah pernah injak Jakarta?”
Si ibu menjawab: “Udah nak”
Terus si anak bertanya lagi: “Kalau Bandung?”
Si ibu menjawab: “Udah anakku..”
Terus si anak bertanya lagi: “Kalau Jogjakarta udah?”
Si ibu menjawab: “Udah”
Lalu si anak bertanya lagi: “Kalau Surabaya, Makassar, Papua, Aceh, Ponianak, Pekanbaru, Balikpapan, Manado, Kendari, Pangkal Pinang, Batam, Palangkaraya udah mak?”
Sambil menahan rasa kantuk yang melanda si ibu menjawab: “Tidurlah nak, tinggal mulutmu aja lagi yang belum mamak injak”










3 Orang Pemuda

Pemuda 1: Pas gw kemaren ke Mall, gue bingung mau beli hp apa yaudah beli BB aja.
Pemuda 2: Itu sih belum seberapa, gue dong kemaren beli iPhone!
Pemuda 3: Gue juga kemaren mau beli hp, tapi masih bingung banget loh.
Pemuda 1 dan 2: Bingung kenapa emang?
Pemuda 3: Iyah soalnya itu hp tombolnya angka semua, terus cuman ada tambahan tombol plus ama min.
Pemuda 1 dan 2: Itu mah KALKULATOR kali!!











Senyum

Padas suatu hari yang cerah di sebuah café terdapat dua orang sahabat yang tengah duduk-duduk santai, lalu kemudian terjadi perbincangan.
Sahabat 1: “Eh, kamu tau enggak, dari tadi cewek cantik yang disana liatin aku terus senyum-senyum terus kearahku”
Sahabat 2: “Wuuuuuu, masih untung dia cuman senyum, kamu tau enggak, dulu pas pertama liat kamu aku hampir mati ketawa!”










Warung

Suatu ketika ada sebuah warung di pinggir jalan, lalu kemudian ada seorang pemuda yang mengendarai motor dan berhenti untuk singgah di warung tersebut.
Pemuda: Mbak ini gorengannya berapaan mbak?
Penjaga warung: Oh murah ko mas, cuman 2 ribu 3.
Pemuda: Wah pantesan murah, semuanya udah basi yah mbak?
Penjaga warung: Eh mas hati-hati yah kalau ngomong, gorengan masih anget kok dibilang basi sih!
Pemuda: Nah tadi kan mbak bilang 2003, sekarang kan udah 2014 berarti gorengannya basi mbak.










BEDA KEYAKINAN

Budi merupakan seorang pemuda yang sekian lama hidup sendiri hingga kemudian menemukan Lina sang pujaan hati. Setelah mereka menikah, usia pernikahan mereka tidak berlangsung lama karena adanya perbedaan keyakinan. Rohim yang adalah sahabat Budi mempertanyakan hal tersebut.
Rohim: “Kenapa kalian bisa bercerai sob, apa masalahnya?”
Budi: “Kita itu beda keyakinan bro, aku tak tahan lagi.”
Rohim: “Loh, bukannya kalian seagama?”
Budi: “Iyah, memang sob”
Rohim: “Lalu kenapa sampai bercerai karena perbedaan keyakinan?!”
Budi: “Selama ini aku selalu yakin bahwa aku ini ganteng, tapi Lina tidak bisa menerima keyakinanku itu dan selalu mempermasalahkannya.”









INTERVIEW

Pilihannya, anda menjawab 10 pertanyaan gampang atau 1 pertanyaan yang sulit yang memerlukan jawaban logis. Nah, kami berikan pada anda
untuk memilih jenis pertanyaan dari kami”.
Setelah beberapa saat berpikir, sang calon pegawai tersebut berkata, “Saya akan memilih 1 pertanyaan yang sulit”.
“Baiklah, ” kata sang interviewer, Lalu berkata lagi “Menurut anda duluan mana siang atau malam?”

Sang calon pegawai berpikir sejenak dan berkata mantap, “Duluan siang, Pak!”
Lalu sang interviewer berkata, “Mengapa anda menganggap lebih dahulu siang dibanding malam?”
Lalu sang calon pegawai baru berkata, “Ma’af, tadi Bapak sudah berjanji hanya akan menanyakan 1 pertanyaan sulit saja.”





Dokter VS Tukang

Pada suatu hari ada seorang dokter baru pulang ke rumah tengah malam, dan mendapati toiletnya mampet. Dia berkata kepada istrinya,
Dokter : Bu cepat telpon pak Bejo tukang langganan kita
Istri : Jam 2 pagi mau telpon tukang? Yang bener aja Pak!
Dokter : Lha emang apa salahnya? Bapak juga sering dipanggil pasien jam segini!!
Jadilah si istri menelpon sang tukang, yang dalam pembicaraannya rada kesel karena mesti datang jam segitu. Si Ibu langsung mengatakan hal yang sama,
Istri : Khan bapak juga sering dipanggil tengah malam gak papa, kenapa pak Juhro marah?
Pukul 3:30 sang tukang tiba dengan mata merah. Sang dokter langsung mengantarnya ketoilet yang mampet itu. Si tukang mengambil 2 butir tablet dari sakunya, menjatuhkannya ke dalam toilet dan berkata,
Juhro : Kalau tidak ada perubahan, telepon saya nanti siang!








Ciuss?? Miapah??

A: “Ciyus itu apaan sih?”
B: “Ohh..itu maksudnya -serius”
A: “Terus…kalo miapah?”
B: “Itu maksudnya – demi apa”
A: “Lah…kalo mau bilang sorry gak
sengaja gimana? :/”
B: “Coly ngacengaja





Perang Harus Dihentikan

Bu Guru: Anak – anak, Kenapa kita harus mengupayakan perdamaian dan menghindari peperangan?
Murid: Supaya tidak bertambah daftar – daftar pahlawan yang harus kita hapal bu!
Bu Guru: ….nelen sepatu. . Ckck





Malas Berangkat ke Sekolah

Udin adalah seorang siswa SD di desa Sukamalas dan terkenal sangat sering bolos sekolah. Saat dia masuk sekolah gurunya langsung menemuinya dan bertanya.
Guru: “Udin! Kenapa akhir – akhir ini kamu selalu membolos? Sudah satu minggu kamu absen.”
Udin: “Malas bu hujan terus soalnya.”
Guru: “Kalau hujannya sebulan gimana Udin?”
Udin: “Yang pasti bakalan banjir bu…”
Guru: ????






Bagaimana Manusia Tercipta?

Suatu hari seorang anak kecil ajukan pertanyaan perihal ibunya, bagaimana orang mengambil bagian hidup pertama kali didunia?

Ibu : anak saya, pertama tuhan bikin seorang pria yang dimaksud Adam serta seorang wanita bernama Hawa sehingga mereka mempunyai bayi alhasil kita disini dikarenakan hasil mereka. itu adalah sistem rantai.

Anak : namun ibu..! bapak menyebutkan perihal yang tidak sama, bapak menyebutkan pada saya bahwa kita berawal dari kera jadi kera adalah nenek/ kakek moyang kita? (think)

Ibu : anak saya.., mungkin betul apa yang dikatakan bapak-mu!, bapak sedang bercerita perihal latar belakang keluarganya begitupun Ibu, bicara perihal latar belakang keluarga Ibu. (think ^_^)





Suatu hari ada nenek-nenek bertanya ke petugas kereta api di sebuah perlintasan kereta api

Nenek : nak ini yang ke bandung kira-kira lewat jam berapa ??
Petugas : suka jam set 3 nek ..
Nenek : kalo yang ke Jakarta ??
Petugas : jam 6 kek ..
Nenek : kalo ke Solo ??
Petugas :"sedikit kesal" .. Jam 4 .. Nakek nanya-nanya mulu emang mau kemana ??
Nenek : nenek cuman mau nyebrang aja nak ..










Tanks

Salam
Ngakak

Kamis, 18 Desember 2014

Kata hati

Dan aku tak tahu harus berbuat apa lagi
Mengapa aku begini
Mengapa aku seperti ini
Mengapa hidupku penuh derita
Mengapa harus ada tekanan pada hidupku

Hati ini selalu gelisah
Mengapa kau tak mengerti dengan posisiku sa at ini
Aku hanya ingin ketenangan
Kenapa penekanan batin setiap sa at kau utarakan kepadaku

Kurangkah apa yang telah aku berikan padamu selama ini
Peng0rbananku padamu apakah tak ada artinya buatmu
Aku sudah menuruti permintaanmu
Semua telah ku lakukan
Sedikitpun kenapa kau tak menghargainya
Sungguh aku kecewa
Dan terluka hati ini

Banyak hal yang harus aku lakukan
Tak harus kepentinganmu selalu yang aku kerjakan
Tanggung jawabku masih banyak
Kau harusnya mengerti dengan ke adaanku sekarang

Hidupku ini bebannya sudah terlalu banyak
Meskipun mungkin ada yang lebih dariku
Dengan katamu itu
Yang secara tiba tiba datang 
Seperti hidupku sudah tak ada artinya lagi
Tidak ada semangat hidup ini
Ingin mencari sesuap nasi diri ini tak kuasa gelisah karena beban tekanan batin ini terlalu berat ku jalani

Apakah aku harus seperti ini terus
Dengan keterpurukan yang ada

Berikanlah aku sedikit kesempatan untuk menata hidupku kembali
Aku harus mulai dari mana untuk mengungkapkan

Setiap aku bicara
Kau anggap kataku ini cuman 0m0ng k0s0ng
Kau anggap sebelah mata
Kau anggap cuman alasan semata

Ku ingin kau mengetahuinya
Tak bisa ku ungkapkan
Karena sulit untuk ku ungkapkan
Dengan dirimu yang seperti itu

Diriku ini lemah
Diriku ini tak sanggup menahan tekanan darimu

Aku ingin menangis
Tapiku tak bisa menangis
Tangisanku hanya ada di hati ini
Hanya tuhan yang tau apa yang ada di hatiku dan fikiranku sekarang

Aku akan selalu bertahan
Meskipun sakit ini terus ada
Tak apa ku harus sakit
Sakitku karena engkau

Biarkanlah waktu yang akan menentukan

Aku akan selalu ada untukmu